by

Setiap Anggota APEKSI Harus Miliki Inovasi Pengelolaan Anggaran Di Masa Pandemi

AMBON,N25NEWS.COM- Setiap anggota Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APEKSI) diharapkan harus memiliki Inovasi Pengelolaan Amggaran di pada masa pandemi ini, demikian harapan ketua APEKSI Komando Wilayah (Komwil) VI, sekaligus menjabat sebagai Walikota Tidore Kepulauan, Capt Ali Ibrahim, saat membacakan sambutan pada pembukaan Workshop Pengelolaan Anggaran Pemulihan Pasca Pandemi, bertempat di Restoran Sari Gurih Ambon, Kamis (10/6).

Dalam sambutannya disampaikan, dirinya merasa sangat bersyukur dan senang karena dalam kondisi Pandemi Covid-19 yang sedang melanda Indonesia, namun melalui Workshop APEKSI yang dilaksanakan ini secara langsung Walikota-walikota di Wilayah VI dapat bertemu secara langsung.

“Ini pertemuan kali kedua kita laksanakan secara tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat. Kepengurusan yang saya emban ini merupakan kepengurusan yang baru dilantik pada April 2021 di Gorontalo,” ungkap Walikota Tidore ini.

Selain itu, lanjutnya dapat dilihat Walikota Ambon beserta seluruh jajaran Pemerintahan dengan sungguh-sungguh menunjukan kepedulian terhadap kiprah APEKSI melalui penyeenggaraan Workshop Pengelolaan Anggaran Pemulihan Pendemi.

“Meskipun dalam kondisi pandemi namun program kerja organisasi harus tetap berjalan dengan berbagai modifikasi model pelaksanaan, serta menunjukkan keseriusan kita semua bagaimana upaya kita menghadapi pandemi covid-19 termasuk pada sektor ekonomi,” terangnya.

Dikatakannya, pandemi covid-19 bukan hanya berdampak pada kesehatan manusia saja, tetapi telah berdampak pula terhadap memburuknya sistem keuangan negara yang ditunjukkan dengan penurunan berbagai aktivitas ekonomi domestik.

Untuk itu, Pemerintah telah mengambil strategi kebijakan dan langkah-langkah luar biasa, dalam rangka Penyelamatan Perekonomian Nasional dan Stabilitas Sistem Keuangan melalui berbagai kebijakan relaksasi yang berkaitan dengan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN, khususnya dengan melakukan peningkatan belanja untuk kesehatan dan pemulihan perekonomian.

Dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi nasional, penurunan penerimaan negara, peningkatan belanja negara dan pembiayaan, Capt Ali mengungkapkan bahwa, pemerintah berusaha melakukan penyelamatan kesehatan dan perekonomian nasional. Untuk menghadapi permasalahan tersebut pemerintah harus memiliki strategi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di masa pandemi. Strategi ini kemudian diwujudkan sebagai program Pemulihan Ekonomi Nasional yang ditujukan untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat, serta memulihkan perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Dimulai dari rumah tangga masyarakat yang paling rentan, lalu ke sektor usaha. Pelan-pelan roda perekonomian mulai berputar. Dengan adanya program PEN diharapkan adanya pertumbuhan ekonomi meningkat.

“Workshop ini menjadi penting artinya karena di tengah kondisi yang ada, pemerintah kota dituntut untuk tetap bisa memberikan pelayanan terbaik. Apalagi dengan refocusing anggaran yang pernah dilakukan pada tahun sebelumnya, membuat sendi-sendi ekonomi menjadi lemah. Oleh karena itu pada kesempatan baik ini, kami menghadirkan bapak Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Perekonomian selaku Keynote speaker yang akan menyampaikan banyak hal tentang PEN 2021, terkait penanggulangan pandemi dan bangkitnya ekonomi masyarakat. Demikian juga bapak Deputi bidang usaha mikro Kementerian koperasi dan UKM juga akan mengulas tuntas program BPUM : pemulihan ekonomi nasional bagi usaha mikro. Sebuah program yang sudah kita saksikan berperan penting dalam survival masyarakat di era pandemi ini. Pada bagian akhir dari pemaparan narasumber akan hadir pula Walikota Kediri, yang akan berbagi pengalaman bagaimana UMKM go digital yang digagas oleh Pemkot Kediri dalam memfasilitasi UMKM yang ada di Kediri agar piawai dalam melakukan penjualan online. Pelengkap workshop ini, kehadiran fasilitator dari LPPM IPB akan membantu memperkuat rekomendasi yang dihasilkan dari kegiatan ini,” jelasnya.

Walikota Tidore menyadari, dalam penyelenggaraan kegiatan APEKSI untuk saat ini masih belum bisa berlangsung sebagaimana biasanya. Namun harus mengingat bahwa saat ini pelaksanaan kegiatan harus merujuk kepada tatanan kehidupan baru, di mana protokol kesehatan menjadi satu pilar yang harus tetap menjadi perhatian.

Dengan mengangkat tema reformasi Pengelolaan Anggaran dalam Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi, karena saat ini semua pemerintah kota termasuk kota-kota anggota APEKSI Komwil VI, diharapkan memiliki inovasi untuk tetap bisa mengelola anggaran dengan baik dan melayani masyarakat dalam situasi pandemi yang belum berakhir. (dd)

Comment

Direkomendasi