by

PPDB SMA 7 Ambon Tetap Mengacu Zonasi

-Edukasi-73 views

AMBON,N25NEWS.COM-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020 di SMA Negeri 7 Ambon tetap mengacu pada sistem zonasi.

“Jadi zonasi dibidang PPDB, sesuai arahan dari dinas untuk Kota Ambon sesuai per kecamatan, khusus di SMAN 7 ada pada Kecamatan Teluk Ambon, maka zonasinya mulai dari Hunuth sampai di Laha, sehingga siswa yang diterima sesuai dengan alamat dan tempat tinggal,”tandas Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 7 Ambon Laurens Makatipu pada awak media di Ambon,(10/7).

Diakuinya, dalam proses PPDB pihaknya tetap menerapkan sistem zonasi sehingga siswa/siswi yang diterima semuanya berasal dari SMP Kecamatan Teluk Ambon sesuai zonasi yang ditetapkan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku.

Namun dalam perkembangan kondisi PPDB di SMAN 7 Ambon tetap berjalan dengan normal, sehingga siswa yang mandaftar dan diterima tidak beda jauh seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Untuk kami tetap berjalan normal seperti biasanya dan kami tidak tau tentang penerapan PPDB di sekolah lain, baik negeri atau swasta,”akuinya.
Namun pandangan zonasi kata Makatipu, sebelumnya harus diatur tentang daya tampung, karena zonasi merupakan sistem pemerataan yang menyangkut akses kemasyarakat, tetapi juga pemerataan bagi sekolah-sekolah yang ada.

Dengan tujuan agar jangan sampai ada sekolah yang melebihi sehingga ada sekolah yang menjadi korban akibat tidak ada pemerataan PPDB.

“Bagaimana kalau satu sekolah dia bebas menerima siswa baru dan tidak melihat sekolah yang ada di zonasinya, itu bagaimana jadinya sehingga secara teknis harus semuanya diatur sedemikian mungkin agar ada pemerataan pada sekolah lainnya agar daya tampung dibandingkan dengan pemerataan lulusan SMP ke SMA yang ada diwilayah masing-masing,”tegas Makatipu.

Oleh karena itu sistem zonasi PPDB untuk siswa baru di SMAN 7 Ambon disesuaikan dengan kondisi ruang belajar (rombel) yang jumlahnya 4 ruang dengan daya tampung per rombel 20 lebih, dengan rincian masing-masing 2 ruang IPA maupun IPS untuk jumlah siswa yang diterima sebanyak 92 dari yang mendaftar kurang lebih 130 orang.

Sementara dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dilaksanakan selama 3 hari ples 1 hari untuk kegiatan pramuka sesuai dengan ketentuan, sebab didalam kurikulum tahun ajaran baru harus ada blok pramuka.

Melalui MPLS Makatipu berharap, agar ada perubahan yang mendasar terhadap sikap dan prilaku untuk memulai mengikuti proses pembelajaran di SMAN 7 Ambon dan meninggalkan masa lalu di SMP dan memulai hal yang baru di SMA sejak kelas 10 hingga 12 dapat mampu belajar dengan baik.

Comment

Direkomendasi