by

Pendewasaan Usia Nikah Di Maluku Yang Paling Baik Indonesia

-Kesehatan-51 views

AMBON,N25NEWS.COM – Perkawinan Dini atau perkawinan di usia muda di berbagai provinsi di Indonesia terbilang tinggi namun untuk Provinsi Maluku usia perkawinan merupakan yang terbaik di Indonesia karena usia pertaama perkawinan di seribu pulai itu rata-tata di usia 21,4 tahun dimana usia tersebut merupakan umur yang ideal untuk menikah .

Hal ini  di tegaskan Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS/PK) Bkkbn Perwakilan Provinsi Maluku Fredy Kastanya,SE.MM saat di wawancarai belum lama ini.

Kepada N25NEWS.COM Ia mengatakan bahwa berdasarkan survai demografi kesehatan indonesia bahwa usia pekawinan usia pertama itu 21,4 tahun,Itu artinya usia perkawinan di Maluku secara kesehatan termasuk usia perkawinan yang sehat,itu adalah usia yang untuk seorang wanita/perempuan menikah.

“Untuk Maluku sendiri berbagai upaya sudah dilakukan BKKBN Provinsi  dalam mencegah perkawinan usia dini,saat ini yang lagi  di galahkan BKKBN yaitu program Genre (Generasi Remaja),”ujar Kastanya.

Lanjutnya,bahwa Program Genre dimana program BKKBN itu memberikan pengetahuan kepada remaja, agar mereka memahami secara benar masalah- masalah kesehatan reproduksinya ,usia yang tepat untuk remaja itu bisa menikah,karena secara nasional kawin di usia remaja itu sangat tinggi.

“Oleh sebab itu gimana Pemerintah lewat BKKBN berusaha menekan kelahiran usia remaja dengan menghindari kehamilan  karena hamil di usia remaja itu banyak menanggung risiko misalnya bisa terjadi pendarahan karena secara fisik tubuhnya belum siap untuk mengandung atau melahirkan,”tambah Kabid Keluarga Sejahtera  dan Pemberdayaan Keluarga  ini.

Katanya lagi,Kalau usia  remaja sudah hamil padahal umur seperi begitu masih membutuhkan gizi sementara janin dalam rahim remaja itu juga butuh gizi,oleh sebab itu untuk mencegah perkawinan dini maka  BKKBN  lewat program Genre  lagi gencar di laksanakan.

Dengan program genre tersebut ungkap Kastanya,di harapkan remaja-remaja dapat berhasil mengikuti pendidikan berjenjang dengan baik dan setelah selesai mereka dapat menikah di umur yang sesuai dengan pernikahan.

“Untuk di ketahui pendekatan genre ini ada 2 yang pertama itu bina keluarga remaja,program ini berguna bagaimana memberikan pemahaman dan pengetahuan remaja bagi orang tua yang mempunyai anak yang masih remaja agar mereka bisa memahami sifat-sifat anak remaja mereka,membangun komunikasi antara anak remaja dan orang tua,sehingga anak-anak remaja kita bisa betah tinggal di rumah karena anak anak itu sering kali ingin keluar dari rumah karena situasi rumah yang membuat mereka tidak betah ,oleh sebab itu lewat Bina Keluarga Remaja,orang tua bisa memahami tentang anak remaja mereka,”tegasnya.

Selain itu pendekatan yang kedua yaitu pendekatan remaja dengan remaja,melalui pusat informasi konseling remaja yang sekarang di sebut PIK Remaja.PIK Remaja ini merupakan tempat berkumpul untuk bersharing karena di dalam pusat informasi remaja itu  sharing itu ada yang di sebut pendidik sebaya dan konselor sebaya.

“Nah,Pendidik dan konselor sebaya ini,gimana mereka memberikan pengetahuan kepada remaja sebaya,tentang kesehatan reproduksi,tentang sex pranikah,narkoba dan masalah HIV/ AIDS karena pada dasarnya remaja itu bisa shareng pada teman sebayanya daripada orang tuanya,”ujarnya.

Untuk PIK remaja di bentuk di di rumah,sekolah ,Perguruan Tinggi  dan masyarakat dan lagi gencar di galakan  mulai dari sekolah lanjutan pertama sampai Perguruan Tinggi.

Kata Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS/PK) Bkkbn Perwakilan Provinsi Maluku Fredy Kastanya,SE.MM,dengan pemahaman yang baik tentang kesehatan reproduksi dan sex pranikah akan  melahirkan remaja-remaja yang baik dan suatu saat nanti menjadi generasi penerus bangsa unggul.

Editor :Redaksi

Comment

Direkomendasi