by

Ketua DPC GMNI Cabang MBD Angkat Bicara Soal Aksi Damai Jilid II

-Edukasi-1,447 views

AMBON,N25NEWS.COM- Menanggapi Aksi Damai Jilid II yang dilakukan oleh GMNI Cabang Maluku Barat Daya (MBD), Ketua Karateker DPC GMNI Cabang Maluku Barat Daya, Alfrens Lelau angkat bicara. GMNI-Maluku barat Daya secara kelembagaan, telah merencanakan melakukan Aksi Damai Jilid II, yang direncanakan dilaksanakan pada hari senin, 07 Juni 2021 berdasarkan Surat Pemeberitahuan Aksi Damai dengan Nomor : 05/Eks Cart.DPC.GMNI-MBD/VI/2021, tertanggal 01 Juni 2021 yang ditujukan kepada Kapolres Maluku Barat Daya. Surat Pemberitahuan tersebut disambut baik dengan dikeluarkannya Izin untuk pelaksanaan Aksi Damai Jilid II pada hari senin, 07 Juni 2021.

“Kemerdekaan menyampaikan pendapat adalah hak setiap warga negara untuk menyampaikan pikiran dengan lisan, tulisan, dan sebagainya adalah sah-sah saja dan itu dijamin oleh Undang-Undang. Namun dalam menyampaikan pendapat di depan umum, harusnya bebas dari segala bentuk kepentingan, baik kepentingan Politik ataupun pribadi, karena akan berdampak pada keamanan, dan kemurnian aspirasi tersebut,” pungkasnya di Ambon, Selasa (8/06/2021).

Menurutnya, karena ada pertimbangan di dalam Internal DPC GMNI-Maluku Barat Daya, serta adanya dugaan gerakan kepentingan Politik dan kepentingan pribadi yang terbawa dalam arus perjuangan yang awalnya berjalan murni. “Sehingga saya selaku Ketua Carateker DPC GMNI Cabang Maluku Barat Daya, menyurati Kapolres Maluku Barat Daya dengan Nomor : 19/Eks/Cart.DPC.GMNI-MBD/VI/2021, tertanggal 06 Juni, dengan perihal Permohonan Pencabutan Izin Aksi Damai Jilid II untuk mencabut kembali izin aksi damai tersebut,” papar Alfrens.

Untuk itu, pelaksanaan Aksi Demostrasi yang dilakukan oleh masa yang mengatasnamakan GMNI Cabang Maluku Barat Daya (MBD), pada hari selasa 08 Juni 2021 diduga sarat muatan kepentingan Pileg 2024 dan bahkan dugaan saya juga terselip kepentingan pribadi oknum tertentu.

“Faktanya aksi masa tersebut tanpa sepengetahuan saya sebagai Ketua Karateker DPC GMNI Cabang Maluku Barat Daya (MBD), karena kalau saya dikonfirmasi pasti saya batalkan dan bahkan ada sebagian Anggota GMNI yang dilibatkan sebagai Orator Aksi tanpa sepengetahuan mereka,” tandas Alfrens

Lanjut Alfrens, Hal ini saya sampaikan karena mereka yang namanya dicatutkan sebagai Orator Aksi sudah mengkonfirmasi kepada saya, dan hal tersebut terbukti karena tertera pada Surat Pemberitahuan Aksi Damai Jilid II, yang dibuat oleh mereka dengan Nomor : 07/Eks/DPC-GMNI-MBD/VI/2021 dan juga tertera pada STTP yang dikeluarkan oleh pihak Kepolisian dengan Nomor : STTP/05/VI/ST INTEKAM.

Selain itu, dari sisi Etika Organisasi pasti akan tegaskan Disiplin Organisas bagi setiap Anggota yang tidak taat, dan patut pada AD/ART GMNI. “Saya juga akan menindaklanjuti persoalan ini ke pihak Kepolisian,” tegasnya.

Ditambahkannya, terkait dengan Kuota CPNS untuk MBD, saya selaku Karateker GMNI Cabang MBD memberikan apresiasi yg setinggi tingginya kepada Pemerintah karna telah melakukan upaya-upaya serta lobi ke Kementirian walaupun belum terjawab, tetapi apapun bentuknya yang perlu diapresiasi itu adalah upaya dan kerja keras Pemerintah Daerah Kabupaten MBD.

Hal inipun disikapai oleh Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Thomas Noach saat menemui para demonstran yang mendatangi kantor Bupati melalui aksi demo GMNI jilid II, dimana “GMNI tidak boleh di pakai oleh kelompok tertentu untuk kepentingan kelompok – kelompok tertentu dan harus berdiri tanpa ada unsur dari pihak manapun,” tandasnya (dd)

Comment

Direkomendasi