by

BI Kembangkan Embrio Start Up Asli Maluku

AMBON,N25NEWS.COM – Gerakan mari katong balanja online (MKBO) yang dicanangkan BI Maluku bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon pada 29 Mei 2020 yang lalu menggandeng tiga aplikasi startup (perusahaan baru dalam pengembangan dan penelitian pasar) lokal dengan keunggulan masing-masing. Tiga usaha baru itu yaitu Ambon Access, Pigi Pasar, dan Bali Doo. Demikian kata Noviarsano Manullang melalui pers reales yang diterima media ini, Sabtu kemarin.

Menurutnya, MKBO merupakan upaya mendukung pencegahan penyebaran COVID-19 dan sekaligus menggerakkan roda perekonomian di Kota Ambon.

“Gerakan ini merupakan penguatan sisi hilir dari ekosistem baru yang di dalamnya terdapat tiga aktivitas utama yaitu proses Akselerasi untuk memberikan kemudahan perizinan usaha serta pendampingan dan pelatihan bagi usaha digital. Proses On Boarding untuk menghubungkan pelaku pedagang besar dan kecil dapat memanfaatkan platform digital dan memfasilitasi UMKM membuat katalog digital. Terakhir, proses Optimalisasi QRIS sebagai media pembayaran yang cepat dan aman,” ungkap Manullang.

Ia mengatakan, untuk mempercepat dampak kehadiran Ambon Access, Pigi Pasar dan Bali Doo, BI Maluku mempersiapkan program penguatan kapasitas untuk memperkuat lini bisnis usaha layanan pesan antar dalam bentuk inkubasi dan akselerasi usaha.

Program Inkubasi berlangsung selama delapan minggu secara virtual, didampingi oleh Angel Investment Indonesia Network (ANGIN) sebagai perusahaan penyedia jaringan investasi dan pengembang ekosistem kewirausahaan.

“Hingga saat ini ANGIN telah menyaring lebih dari 6.000 proposal dan jaringan investor yang dimiliki telah berinvestasi langsung di lebih dari 40 perusahaan di Indonesia serta mendukung 50 perusahaan tambahan untuk mengumpulkan dana melalui pendampingan strategis, pengembangan kurikulum untuk investor dan pengusaha,” jelasnya.

Untuk itu, lanjutnya menjelaskan, pada akhir sesi program inkubasi, kedua peserta telah mempersiapkan pitch deck (pemaparan presentasi) yang menjelaskan gambaran umum dan rencana strategis pengembangan bisnis untuk calon investor potensial.

Selama proses pengembangan, dua start up Nasional yang bergerak di sektor bisnis serupa, Klick Daily dan Kecipir mengapresiasi dan tertarik dengan potensi pengembangan Bali Doo dan PigiPasar di Kota Ambon.

“Kemarin mereka ikut hadir pada presentasi pitching kepada Bank Indonesia dan ANGIN sebagai hasil dari program Inkubasi yang telah dilakukan,” tutur Noviarsano.

Ke depannya, Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku akan terus mendorong pengembangan ekosistem digital di Kota Ambon untuk mendorong pemulihan dampak ekonomi di masa pandemi.Tim Fasilitator akan dipersiapkan untuk membantu UMKM dapat memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan dan menerima pembayaran sehingga jangkauan penjualan dapat lebih luas dan cepat. (md)

Comment

Direkomendasi