by

Bangun Sinergitas,Danrem 151 Binaiya Kunjungi Lima Tokoh Agama

-Ragam-144 views

AMBON,N25NEWS.com- Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Arnold Ritiauw menggelar kunjungan silaturahminya ke lima (5) tokoh agama di kota Ambon,diantaranya MPH Sinode GPM, Uskup Diosis Amboina, MUI Provinsi Maluku, Walubi dan PHDI Maluku, Senin (3/8).

Adapun, Saat mengawali silaturahmi ke Sinode GPM, Jenderal putra asli Maluku itu bersama Kasrem, Kasi Log dan Pasi Ter, diterima Ketua Umum MPH Sinode GPM Pendeta Ates Werinussa, Wakil Ketua, Sekretaris dan anggota MPH di ruang kerja ketua sinode.

Dalam kunjungannya, jenderal bintang satu ini mengharapkan adanya kerjasama yang baik antara TNI dan seluruh tokoh agama di daerah dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyaraka,dimasa pandemik Covid-19.

“Harapan kita bersama, peran TNI dan seluruh tokoh agama tetap menjaga dan memelihara situasi kamtibmas agar kondusif dan dapat memajukan Provinsi Maluku,”pria asal TNS Kabupaten Maluku Tengah ini.

Menurut Danrem, kunjungannya ke tokoh-tokoh agama hari ini selain mengenalkan diri sebagai pimpinan Korem 151/Binaiya,namun juga meminta dukungan atas program kerja kedepan yang akan dilakukan dan tugas anak buah di lapangan. Serta tentu upaya memperkuat sinergitas dan kerjasama. Sebab TNI tidak bisa bekerja sendiri, butuh dukungan dan support semua pihak termasuk tokoh agama.

“Kerjasama dan sinergi antara kami (Korem 151/Binaiya) dan ke lima tokoh agama ini,akan terus berjalan dengan baik. Sebab kami menjunjung tinggi motto semangat, profesional dan rendah hati. Ketiganya terutama rendah hati kunci dari kesuksesan dan itu yang selalu beta junjung dalam tugas,”ujar  Danrem.

Pada kesempatan yang sama Ketua Sinode GPM Pendeta Ates Werinussa menyambut baik apa yang jadi harapan Danrem. Karena itu untuk sesuatu yang baik dan bertujuan positif bagi kemaslahatan umat, pihaknya mendukung penuh apa yang menjadi program kerja Korem 151/Binaiya kedepannya.

“Kami apresiasi niat mulia ini. Pesan kami, selalu ketika menerima pimpinan atau pejabat daerah, tanpa sinergi dan kerjasama semua hal tidak bisa dilakukan. Berbeda warna baju dan lainnya itu lumrah tapi jangan jadikan sekat untuk membangun relasi hidup orang basudara. Sebab rumah yang sudah dibangun harus selalu kuat dan kokoh. Doa kami menyertai selalu dalan tugas,”jelas Werinussa.

Sementara,Uskup Diosis Amboina Mgr P.C Mandagi,MSC menyambut baik silaturahmi Danrem 151/Binaiya.Selain itu,Uskup Mendagi juga menyampaikan sedikit pengalaman yang mana,TNI tidak bisa bekerja sendiri tampa ada dukungan dan topangan dari pihak lain.Olehnya,perlu ada kerjasama yang baik.Hal ini,memiliki tujuan yang sama dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Ini pengalaman 25 tahun sebagai Uskup Diosis Amboina. Melayani masyarakat tidak bisa sendiri butuh sinergi dan kerjasama. Danrem tela memberi teladan yang baik dengan datang dan bangun relasi. Kalau tidak melayani, masyarakat akan membenci kita bahwa hanya cari jabatan dan keuntungan.Apalagi,ada motto rendah hati. Kita punya tujuan yang sama, tidak lain yakni melayani masyarakat,” tandas Uskup.

Adapun,untuk diketahui,selain ke Sinode GPM dan Uskup, Danrem juga bertandang ke Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) provinsi Maluku, Walubi serta Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Maluku.Selain itu,silaturahmi tersebut diakhiri saling tukar cinderamata.

Reporter      : Aris Wuarbanaran

Editor          : Redaksi

Comment

Direkomendasi