by

58 Siswa Siswi Asal Kota Ambon Ikut Lomba Bertutur

-Edukasi-443 views

AMBON,N25NEWS.com – Sebanyak 58 orang dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Ambon mengikuti Lomba Bertutur Cerita Rakyat Pulau Ambon yang digelar oleh Kantor Bahasa Provinsi Maluku, bertempat di Amaris Hotel, Selasa (24/9/2019).

Kepala Kantor Bahasa, Asrif saat diwawancarai mengatakan, selama ini Kota Ambon tidak memiliki bahan bacaan yang cukup kepada setiap anak-anak untuk dibaca, dan siswa hanya mencandu pada internet.

Sehingga, lanjutnya, Kantor Bahasa Maluku menyusun cerita rakyat dan melatih para guru-guru dengan tujuan agar mereka memiliki kompetensi untuk menulis cerita Rakyat Pulau Ambon, dan dapat ditransferkan melalui pertunjukan yang dilakukan setiap siswa.

“Proses ini panjang yakni, menulis kemudian tulisan itu ditransfer menjadi pertunjukan, dan anak-anak diikutkan dalam lomba bertutur, jadi setiap anak tidak hanya mengetahui cerita batu badaong, dengan nenek luhu tapi juga mampu memperagakan cerita yang di tulis oleh guru-guru mereka,” jelas Asrif.

Menurutnya, dari situlah kemudian pendidikan karakter anak dapat dibangun. “Tidak hanya mengenali tangkuban perahu, malin kundang tapi juga akan sangat mengenali cerita rakyat kita yang bersumber dari pulau Ambon, pulau Lease dan Saparua Haruku maupun sekitar Ambon,” tegasnya.

Ia menjelaskan, sebanyak 58 orang yang berasal dari 50 sekolah yang ada di SD dan SMP di Kota Ambon. Selain itu, Asrif menambhakan, buku Cerita Rakyat Asal Maluku yang diterbitkan Kantor Bahasa Provinsi Maluku baru 500, akan dibagikan kepada guru, perpustakaan sekolah dan juga akan disebar ke perguruan tinggi di perpustakaan besar Indonesia. “Tujuan dari pada membagikan buku-buku tersebut agar dapat memotivasi setiap guru untuk mengetahui tulisannya telah dibaca banyak orang,” tandasnya.

Asrif berharap, semua guru proaktif kemudian instansi lainnya dapat melakukan hal yang sama.

Pada kesempatan yang sama, sambutan Walikota Ambon yang diwaliki Asisten I Sekertariat Kota Ambon, Mien Tupamahu mengatakan, lomba yang dilaksanakan ini tentunya memberikan motivasi untuk memahami kebudayaan di pulau Ambon, serta untuk menggali kreativitas pada peserta dalam mempresentasikan atau menampilkannya bagi orang banyak.

Untuk itu, Pemerintah Kota Ambon akan selalu mendukung setiap kegiatan yang dilakukan Kantor Bahasa Maluku dalam mengedukasi masyarakat menjadi cerdas, berkualitas, bermoral dan berbudaya.

“Semoga kegiatan ini akan berlangsung dengan lancar dan sukses sesuai dengan harapan dan menjunjung tinggi sportivitas, kalah dan menang adalah hal yang biasa dalam sebuah perlombaan,” harapannya.

Reporter : Mendy

Editor :Redsksi

Comment

Direkomendasi