by

2020 Mendatang, Tarif Parkir Pararel Diberlakukan

-Ragam-50 views

AMBON,N25NEWS.com – Pemerintah Kota Ambon, melalui Dinas Perhubungan Kota Ambon telah menerapkan parkir pararel pada beberapa ruas jalan di Kota Ambon. Namum, untuk tarif parkir paralel sendiri belum dapat diterapkan oleh Pemerintah Kota karena Perwali dan SK terkait parkir tersebut belum di terima oleh Dinas Perhubungan. Demikian kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette saat diwawancarai awak media pada ruang kerjanya, Kamis (7/11/2019).

Menurutnya, tarif parkir paralel harus berbeda dengan tarif parkir biasa karena untuk parkir paralel, satuan ruang parkir menjadi berkurang dan juga mengurangi retribusi parkir yang ada.

Untuk tarif parkir paralel yang saat ini diberlakukan masih Rp 3 ribu sedangkan untuk tarif parkir paralel yang akan diterapkan untuk sejam pertama Rp 4 ribu dan setiap jam akan naik Rp 2 ribu per jamnya.

Ia mengatakan, untuk tarif parkir paralel akan diterapkan mulai pada tahun 2020 mendatang.

“Jadi kalau kita lihat dari waktu yang ada untuk memberlakukan tarif khusus itu ini kan sudah bulan november sebentar lagi masuk bulan desember, akhir kontrakkan itu di bulan desember. Otomatis nanti pemberlakukan tarif khusus parkir pararel akan diberlakukan mulai januari tahun 2020,” ungkapnya.

Untuk itu, tahun 2020 saat pemberlakuan tersebut, pihaknya akan menggunakan sistim manual yang dilakukan langsung oleh jukir.

“Terus kemudian ini kan masih bersifat manual karena inikan tarif untuk jalan umum memang direncanakan kita akan menggunakan semacam print manual jadi waktu dia masuk kita memasukan nilainya berapa, dan kepada mobil parkir struktur nya kita print itu manual,” tuturnya.

Dengan begitu, jukir yang ada harus berkompeten untuk menggunakan alat tersebut sehingga penggunaan alat tersebut dapat efektif untuk memberikan pemasukan bagi daerah.

“Tetapi memang butuh pelatihan bagi tenaga jukir yang mengoperasikan itu adalah orang yang benar-benar terlatih,” tambahnya.

Untuk jukir yang menangani masalah parkir paralel di beberapa ruas jalan sebanyak 40 jukir. Dengan begitu kedepan seluruh jukir yang menangani parkir paralel akan lebih baik untuk mencegah adanya kesalahan yang terjadi.

“Jadi harus ada pelatihan jukir untuk bagimana mengoperasikan itu dan yang bertugas itu adalah jukir yang terlatih supaya tidak menimbulkan adanya masalah di lapangan jadi pelatihannya musti januari. Jukir yang tangani parkir pararel kurang lebih ada 40 jukir,” ungkapnya.

Selain itu, dengan pemberlakuan tarif parkir yang ditunda tersebut, pihaknya akan memanfaatkan waktu yang tersisa untuk kembali lagi mensosialisasikan kepada masyarakat tentang tarif parkir tersebut sehingga dapat diterima oleh masyarakat terutama yang memiliki kendaraan.

“Jadi masalah parkir pararel ini nanti akan diberlakukan tarif khususnya itu tahun 2020 supaya sisa waktu kedepan kita akan sosialisasi,” terangnya.

Reporter : Mendy S

Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi